| Tersedianya: | |
|---|---|
| Nomor CAS. | 107-22-2 |
| Sinonim | Etanedial oksalaldehida 1,2-Etanaedion Solusi glioksal |
| EINECS No. | 203-474-9 |
| Rumus Molekuler | C 2H 2O2 |
| Berat Molekul(g/mol) | 58.04 |
| Kepadatan (g/cm3) | 1.032 |
| Penampilan | Cairan tidak berwarna sampai kuning muda |
| Glioksal (%) | ≥40 |
| Glioksol | ≤1.5 |
| Titik lebur (℃) | -14 |
| Titik Didih (℃) | 50 |
| Titik Berkedip (℃) | 104 |
| Kelarutan | Larut dalam air, alkohol, dan eter. |
Glyoxal adalah cairan tidak berwarna atau kuning muda dengan bau asam lemah. Ini biasanya ditemui sebagai larutan berair 40%. Glyoxal dianggap ramah lingkungan karena sifatnya yang dapat terurai secara hayati. Glioksal adalah dialdehida paling sederhana dan sangat reaktif karena gugus karbonil elektrofiliknya.
Sifat Kimia
Glioksal adalah zat pereduksi kuat dan bereaksi hebat dengan zat pengoksidasi kuat (seperti asam nitrat). Ia rentan terhadap polimerisasi, terutama pada kondisi anhidrat, dimana ia dapat berpolimerisasi dengan cepat bahkan pada suhu rendah. Larutan berairnya relatif stabil tetapi juga dapat berpolimerisasi seiring waktu. Glioksal dapat mengalami reaksi adisi dan kondensasi dengan amina, Amida, aldehida, dan zat yang mengandung gugus hidroksil, dan reaksi ini biasanya bersifat eksotermik.
Aplikasi
1.Industri Tekstil
Glyoxal digunakan sebagai bahan pengikat silang untuk meningkatkan sifat anti-kerut dan anti-susut pada serat seperti kapas dan nilon, khususnya kapas dan rayon. Ini membantu mencegah pembengkakan selulosa, menghasilkan tekstil yang lembut dan bebas kerut.
2.Industri Kertas
Dalam industri kertas, glioksal digunakan sebagai bahan pengikat silang dan pengerasan untuk meningkatkan kekuatan basah dan kering kertas. Ini juga meningkatkan efisiensi pelapisan kertas.
3. Penyamakan Kulit
Glyoxal digunakan dalam proses penyamakan kulit untuk meningkatkan daya tahan dan stabilitas kulit.
4. Kimia Polimer
Glyoxal bertindak sebagai agen pengikat silang dalam produksi perekat, pelapis, dan sealant. Ini juga dapat digunakan dalam sintesis polimer dan resin, seperti resin urea-formaldehida dan melamin-formaldehida.
5. Sintesis Farmasi
Glyoxal digunakan sebagai prekursor dalam sintesis berbagai obat-obatan, termasuk sulfonamid, barbiturat, dan obat penenang.
6. Sintesis Organik
Glioksal merupakan bahan penyusun penting dalam sintesis imidazol dan senyawa organik lainnya. Ini juga digunakan dalam pembuatan resin pengikat silang amino berbasis glikoluril.
7. Pengolahan Air
Glyoxal memiliki sifat biosidal dan digunakan dalam aplikasi pengolahan air untuk mengendalikan pertumbuhan mikroba.
8.Histologi dan Pengawetan
Glyoxal digunakan sebagai fiksatif dalam histologi untuk mengawetkan sel untuk pemeriksaan mikroskopis.
9.Agrokimia
Glyoxal digunakan dalam produksi bahan kimia pertanian, yang berfungsi sebagai pengatur pertumbuhan tanaman dan pestisida.
10.Industri Minyak & Gas
Glyoxal digunakan dalam proses pemulihan minyak dan pemanis gas untuk membuat minyak dan gas lebih bermanfaat.
Penyimpanan
Simpan dalam kondisi sejuk dan gelap (distabilkan dengan air atau metanol).