| Tersedianya: | |
|---|---|
Prednisolon natrium fosfat adalah kortikosteroid sintetis yang digunakan untuk mengobati berbagai kondisi inflamasi, autoimun, dan hormonal. Ia bekerja dengan menekan respon imun tubuh dan mengurangi peradangan.
Aplikasi
1. Efek Anti-inflamasi dan Imunosupresif
Tindakan Anti-inflamasi: Prednisolon Sodium Phosphate dapat mengurangi dan mencegah respon inflamasi tubuh, sehingga meringankan gejala peradangan.
Tindakan Imunosupresif: Dapat mencegah atau menghambat respons imun seluler, menunda reaksi alergi, dan mengurangi penyebaran respons imun primer.
2. Aplikasi Oftalmik
Solusi Mata: Prednisolon Sodium Fosfat biasanya digunakan untuk mengobati penyakit mata inflamasi jangka pendek, membantu meringankan peradangan mata, kemerahan, dan iritasi. Ini adalah obat mata yang digunakan untuk mengurangi peradangan mata.
3. Sediaan Suntik
Sediaan Suntik Anti-inflamasi/Imunosupresif: Prednisolon Natrium Fosfat dapat digunakan untuk menyiapkan sediaan suntik untuk perawatan anti-inflamasi dan imunosupresif.
4. Sediaan Dermatologis
Sediaan Dermatologis: Prednisolon Natrium Fosfat juga dapat digunakan untuk menyiapkan sediaan dermatologis untuk pengobatan berbagai radang kulit.
5. Sediaan Lisan
Solusi Oral: Larutan oral Prednisolon Sodium Phosphate dapat digunakan untuk mengobati berbagai penyakit yang memerlukan terapi kortikosteroid.
6. Aplikasi Pediatrik
Obat Anak: Prednisolon Natrium Fosfat juga digunakan pada bidang pediatri, misalnya untuk mengobati penyakit radang pada anak.
7. Aplikasi Lainnya
Reaksi Alergi: Prednisolon Sodium Phosphate juga memiliki efek anti alergi dan dapat digunakan untuk mengobati penyakit alergi.
Penyimpanan
Simpan pada suhu kamar.
Jauhkan dari panas, percikan api dan sumber api. Simpa
Simpan di tempat yang berventilasi. Hindari sinar matahari langsung. Hindari pembentukan muatan listrik statis.
Simpan sesuai dengan semua peraturan dan standar yang berlaku.
Stabilitas dan Reaktivitas
Reaktivitas: Zat tersebut merupakan senyawa organik, dapat terbentuk dalam kondisi tertentu (misalnya suhu, tekanan,
granulometri bubuk, kelembaban, konsentrasi oksigen) campuran yang dapat meledak dengan udara. Jika tidak disengaja
pelepasan singkirkan semua sumber api dan berikan ventilasi secara bertahap pada area tersebut.
Stabilitas kimia: Zat ini stabil pada kondisi suhu dan tekanan normal dan jika disimpan dalam wadah tertutup di tempat yang dingin dan berventilasi.
Kemungkinan reaksi berbahaya: Bahan merupakan senyawa organik, dapat menimbulkan campuran yang dapat meledak dengan udara dalam kondisi tertentu (misalnya suhu, tekanan, granulometri bubuk, kelembapan, konsentrasi oksigen). Jika terjadi pelepasan yang tidak disengaja, singkirkan semua sumber api dan berikan ventilasi secara bertahap pada area tersebut.
Kondisi yang harus dihindari: Jauhkan dari panas, nyala api, sumber api dan muatan listrik statis.
Bahan yang harus dihindari: Oksidator kuat, asam dan basa.
Produk penguraian yang berbahaya: Ketika dipanaskan hingga terurai atau dalam kondisi kebakaran, bahan mengeluarkan asap beracun berupa karbon monoksida dan gas karbon dioksida.
| Nomor CAS. | 125-02-0 |
| Sinonim | Prednisolon 21- (disodium fosfat) Natrium fosfat prednisolon (11b)-11,17-Dihidroksi-21-(fosfonoksi)-pregna-1,4-diena-3,20-dionedisodiumgaram; Dinatrium prednisolon 21-fosfat |
| EINECS No. |
204-722-9 |
| Rumus Molekuler | C 21H 27Na 2O 8P |
| Berat Molekul | 484.39 |
| Penampilan | Bubuk kristal putih atau hampir putih |
| Pengujian (%) | 96~103 |
| Air(%) | 8maks |
| Rotasi Optik Tertentu | +94°~+100° |
| Kelarutan | Larut dalam air, sangat sedikit larut dalam etanol |